Gambaran Penyuluhan Bahaya Seks Bebas Terhadap Pengetahuan Remaja di MA Nurul Iman Cimahi

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nurasyriani WS
Tina TB
Fujiyanti D
Mulyanti D
Najwa AA
Permatasari I
Dhantri FP

Abstract

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melansir, sebanyak 62 persen remaja putri di Jawa Barat sudah tidak perawan. Data tersebut diperkuat dengan tingginya angka akses pornografi dengan angka 97 persen. Berdasarkan data survey remaja di usia 10-24 tahun sering mempunyai permasalahan yang sangat kompleks sehingga dapat mudah terpengaruh. Masalah yang menonjol di kalangan remaja di antaranya masalah seksualitas, kehamilan tak diinginkan dan aborsi, terinfeksi Penyakit Menular Seksual (IMS), HIV/AIDS, dan penyalah gunaan NAPZA. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi kepada para remaja di MA Nurul Iman mengenai pengaruh buruk dan dampak apa yang terjadi akibat seks bebas. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi melalui media power point dan leaflet serta pemberian kuisioner berupa pre-test dan post-test dengan jumlah 15 pertanyaan mengenai seks bebas pada remaja. Penyuluhan diberikan selama 1 hari terhadap 34 responden. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi suatu pencegahan dan menambah pemahaman remaja mengenai seks bebas dan para remaja mampu menerapkan gaya hidup yang sehat dalam bergaul sehingga tercipta kesadaran yang lebih kuat dari diri sendiri, serta menciptakan dampak positif terhadap kesehatan reproduksinya

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

References

  1. Maeta Sari M, Fenti Dewi Pertiwi Dan, Kesehatan Ibu Dan Anak K, Studi Kesehatan Masyarakat P, Ilmu Kesehatan Universitas Ibn Khaldun Bogor F. Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Perilaku Seks Pranikah Di Sma Negeri 1 Kandanghaur Kabupaten Indaramayu Jawa Barat Tahun 2018. Vol. 1, Promotor Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. 2018.
  2. Purnama Y. Faktor penyebab seks bebas pada remaja. Syntax Literate?; Jurnal Ilmiah Indonesia [Internet]. 2020 Feb 21;5(2):156–63. Available from: https://www.jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/download/933/1264
  3. Haidar G, Apsari NC. PORNOGRAFI PADA KALANGAN REMAJA. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat [Internet]. 2020 Jul 14;7(1):136. Available from: https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.27452
  4. Bachruddin W, Kalalo F, Kundre R, Studi P, Keperawatan I, Kedokteran F. Pengaruh Penyuluhan Tentang Bahaya Seks Bebas Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seks Bebas Di Sma Negeri Binsus 9 Manado. Vol. 5. 2017.
  5. Wulandari R, Tirtawati D. Hubungan antara Reading Fluency dengan Prestasi Belajar pada Anak Kelas 1 SD di Kecamatan Nguntoronadi. Jurnal Terapi Wicara Dan Bahasa [Internet]. 2022 Dec 30;1(1):93–104. Available from: https://doi.org/10.59686/jtwb.v1i1.24.
  6. Hanifah SD, Nurwati RN, Santoso MB. SEKSUALITAS DAN SEKS BEBAS REMAJA. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat [Internet]. 2022 Jul 7;3(1):57. Available from: https://doi.org/10.24198/jppm.v3i1.40046
  7. Susanti S, Widyoningsih W. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP REMAJA TENTANG SEKS BEBAS. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan [Internet]. 2019 Jul 25;10(2):297. Available from: https://doi.org/10.26751/jikk.v10i2.721.
  8. Yusnia N, Nashwa R, Handayani D, Melati D, Nabila F. Edukasi kesehatan reproduksi remaja mengenai bahaya seks bebas. Jurnal Pemberdayaan Dan Pendidikan Kesehatan [Internet]. 2022 Jun 9;1(02):114–23. Available from: https://doi.org/10.34305/jppk.v1i02.428
  9. Purwanza SW, Wulandari I, Wicaksono KE, Enofani DA. EDUKASI PENYALAHGUNAAN SEKS BEBAS PADA REMAJA. JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat) [Internet]. 2022 Apr 26;5(2). Available from: https://doi.org/10.30737/jaim.v5i2.2435.
  10. Aesthetika NM, Rizal MS. EFEKTIFITAS PENGGUNAAN APLIKASI DISCORD DALAM MENINGKATKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI KALANGAN PECINTA FILM. Medium: Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi [Internet]. 2022 Apr 10;10(1):19–27. Available from: https://doi.org/10.25299/medium.2022.vol10(1).8882